PELATIHAN GRATIS !!!

PEMBUATAN PUPUK ORGANIK DENGAN TEKNOLOGI “BEKA”

Dekomposer disebut juga perombak (pengurai), yaitu organisme yang bertugas merombak sisa-sisa organisme lain untuk memperoleh makanannya. Adanya perombak ini memungkinkan zat-zat organik terurai dan mengalami daur ulang kembali menjadi hara. Yang termasuk kelompok perombak adalah bakteri dan jamur. Organisme yang memakan organisme mati dan produk-produk limbah dari organisme lain. Dekomposer atau Pengurai membantu siklus nutrisi kembali ke ekosistem. Beberapa contoh dekomposer adalah serangga, cacing tanah dan bakteri.

BeKa merupakan produk yang berfungsi sebagai decomposer bahan-bahan organik nabati maupun hewani dalam pembuatan Pupuk Padat Organik (KOMPOS). Empat jenis dekomposer adalah mikroba, seperti bakteri dan jamur; makrofauna, seperti protozoa; meiofauna, seperti kumbang; dan makrofauna, seperti cacing tanah. Dekomposer membuat tanah kaya dengan menambahkan senyawa organik dengan itu. Zat seperti karbon, air dan nitrogen dikembalikan ke ekosistem melalui tindakan pengurai. Organisme penting ini mengkonsumsi bahan organik, mengubah zat kembali ke bentuk anorganik mereka. Beberapa bahan anorganik yang dibuat oleh pengurai dan kembali ke lingkungan termasuk fosfat, karbon dioksida dan amonium.BeKa diproduksi melalui proses bioteknologi bahan-bahan organik, menggunakan mikroba pengurai bahan organik (terutama selulosa dan lignin) yang unggul, yaitu: Azospirillum, Aspergillus, Actinomycetes, Lactobacillus, Pseudomonas serta Yeast yang berfungsi juga sebagai penambat N, Pelarut P dan Pelarut K. Sehingga penggunaan BeKa mempercepat proses pembuatan Pupuk Padat Organik (KOMPOS) sekaligus melengkapinya dengan mikroba-mikroba yang bermanfaat bagi tanah dan tanaman.

Pelatihan adalah proses pendidikan jangka pendek yang menggunakan prosedur sistematis dan terorganisir, sehingga tenaga nonmanajerial mempelajari pengetahuan dan keterampilan teknis untuk tujuan tertentu. tujuan pelatihan untuk pembuatan pupuk organik yaitu agar petani dan mahasiswa dapat mengetahui dan memahami cara membuat pupuk organik dengan teknologi beka.

beka pamflet.png

Adapun pelaksanaan pelatihan teknologi beka dilaksanakan di:

Tempat: Laboratorium Balai Penyuluhan Pertanian STPP Malang. 
Waktu: Kamis, tanggal 19 November 2015 pukul 13.00-14.00 WIB.
Pemateri: Ibu Titien,S.TP dari PT. IAC tbk. 

Cara pendaftaran:

Ketik: FGD-Nama-Pekerjaan(Mahasiswa/Petani)
Kirim Ke 082 136 158 921

ACARA INI DIPERSEMBAHKAN OLEH:

Picture1

STPP Organic Farming Team

STPP Malang Jl. Dr. Cipto No. 144a Bedali, Lawang-Malang

“Saatnya untuk berbagi ilmu dan strategi membuat pupuk organik secara mudah, murah dan praktis untuk menebar kebaikan melalui pertanian yang rahmatan lil’alamin”

DI SPONSORI OLEH :

srsn

Oganic farming (Pertanian organik)

Minat taruna STPP Malang terhadap budidaya tanaman organik dan pertanian terpadu sangat. Namun selain itu kesadaran taruna STPP Malang terhadap isu-isu global bidang lingkungan terutama isu-isu pencemaran sudah sangat mengerikan. Atas dasar berbagai hal tersebutlah kemudian SOFT didirikan.

SOFT merupakan singkatan dari kalimat STPP Organic Farming Team. SOFT terbentuk mulai tanggal 18 September 2015, namun di SK-kan pada tanggal 28 Oktober 2015. Soft merupakan unit kegiata taruna yang dibina oleh seluruh elemen laboratorium, instalansi dan terumata tim teknologi produksi STPP Malang. Awal mulanya soft merupakan organisasi kecil yaitu kelompok agribisnis. Kemudian diusulkan menjadi komunitas taruna dibidang lingkungan terutama tim produksi tanaman organik dan Pertanian terpadu berkelanjutan.

Philosofi dari nama ini adalah kata “SOFT” dalam kamus bahasa inggris. Soft memiliki arti lembut, halus, ramah sehingga dalam menanam tanaman organik diharuskan memperlakukan tanaman dengan penuh kelembutan dan ketenangan serta ketelatenan. Apabila tanpa didasari sikap telaten maka hasilnya tidak akan memuaskan.

SOFT memiliki motto diambil dari pendapat Confucius (551 SM-479 SM) yaitu “ If you think in terms of a year, plant the seed; if in terms of ten years, plant trees; if in terms of 100 years, teach the people”. Maknanya adalah setiap yang dlakukan oleh seseorang adalah suatu wujud ibadah, karena manusia merupakan makhluk yang berakal dan berhati yang sudah kewajibannya menjaga keseimbangan alam salah satunya dari pertanian yang ramah lingkungan. Manfaat dari apa yang telah dilakukan oleh soft dan dilestarikanmerupakan sesatu yang bernilai abadi.